Sajak Buat Adinda

10:35 AM Robi Afrizan Saputra 0 Comments

Bumi pagi mengingatkan aku pada cinta yang jatuh bersama embun.
Menyatu dengan daun-daun yang menganga. Menyegarkan sepasang mata yang memandang.
Seranting kayu lapuk, menguat karena embun bersama cinta yang membeku.

Padamu yang di seberang sana. Aku di sini menanti jejak yang akan sebentar lagi tercetak.
Terbanglah adinda.
Bersama Merpati putih yang indah. Lewati gumpalan awan yang menggebu.
Di sini, aku taklagi duduk pada bangku itu sendiri. Jika bayang semu-mu hadir dengan nyata.

Jangan dirimu bertolak ke ujung Pulau Jawa.
Jika aku di sini sudah menunggu berpuluh-puluh tahun.

Ragu jiwa yang ada pada diri. Bukan sepenuhnya karena hatimu.
Tidak baik jika kamu, adinda, menyerah begitu saja.

Yakinlah, aku 'kan dekap hingga nisan bersama kita berdua.

You Might Also Like

0 komentar: