Haru-biru Sebuah Senandung

4:43 PM Robi Afrizan Saputra 0 Comments



Hening-hening yang bergeming
Dalam retakan puing-puing
Kini rindu sering-sering

Imaji dua sisi, dua ruang mudah melintas dalam benak berurat-urat penuh syaraf
Menggerakkan
Menjatuhkan bulir bening membentuk sungai pada muka
Terseok suara serak yang tak berdahak
Juga tidak akan terbahak-bahak

Ini tentang tiga jiwa yang dipisahkan ruang

O, Mahamendengar
Kini diri bersenandung dalam ruang-ruang sempit
Ungkap dengan takjub pada ke-Maha-an yang dipunyai oleh-Mu

Dengarkan bahwa satu diantara tiga jiwa sedang merintih bahwa hati tak sanggup lagi menahan

O, ini tentang rindu
Padamu
Padanya
Pada-Mu

Harap cinta kembali menyatukan yang terpisah
Dalam hening ketenangan
Haru-biru kebahagiaan

Jatinangor, 6 Desember 2014

You Might Also Like

0 komentar: