Sajak Merah Putih dan Merah Pekat

11:49 AM Robi Afrizan Saputra 0 Comments

Klasiknya, semut adalah bantu-membantu
Dulu memang layaknya begitu
Sebelum sembilan Juli.
Lalu.

Semut merah hinggap pada kaca
Retak dan terpecah
atau mungkin sengaja memecah?
Serpihan yang terpecah terbang. Melayang
Menyinggung jangat-jangat para dayang
Sungguh-sungguh sayang. Semut selingkuh sangat malang
Hijau tidak lagi merah dan putih
Merah dan putih sepenuhnya tidak pada merah yang pekat
Memekat
Terpukat
Rakyat

Tertipu

Biru malah diam tanpa kata yang biasanya seribu
Tidak ambil sikap. Malah menyikap pada akhir
Lalu?
Menolak peraturan baru dari wakil-wakil itu,
Yang duduk empuk di bangku dewan


Jatinangor, 10 Oktober 2014

You Might Also Like

0 komentar: