Permaisuri

7:26 AM Robi Afrizan Saputra 0 Comments


Mengenalmu lewat ketidaksengajaan adalah cara Tuhan mempertemukan kita. 

Pada jadwal yang telah ditetapkan kita bertemu dalam sebuah bangunan yang megah. Walau pada saat itu, kau masih samar dalam binar mataku. Aku tak tahu dengan tepat di mana posisimu. Yang kutahu, kau ada di ruangan itu. Bersama teman-temanmu dan aku yang berdiri dengan malu-malu di hadapan para hadirin ruangan itu. 

Mataku mencoba menjelajah setiap sudut ruangan. Berharap aku tahu di mana posisimu ketika itu. Namun, yang kudapat hanyalah nihil berkepanjangan. Aku yang malu-malu tak berhasil menemukan di mana posisi kau yang kusebut ratu. 

Hanya pada akhir acara, aku lihat dengan sepintas bahwa kau dengan anggun berdiri di belakangku. Dalam satu bingkai bidikan, kita abadi dalam sebuah momen perpisahan. 

Namun, kita tetap percaya bahwa Tuhan Maha Romantis. Di bulan-bulan ke depannya. Tanpa diduga kita kembali bersua. Warna ungu pakaianmu menjadi benderang bahwa kau benar-benar menarik hatiku untuk jatuh dalam palung rasa yang tak terhingga. Hanya saja, semua hanya sekejap dan kita kembali dipisah oleh jarak yang hari demi hari semakin menumbuhsuburkan rindu di taman hatiku. Aku berharap, taman ini berbunga dengan indah pada waktu yang ditetapkan oleh Tuhan. 

Adakah kau berharap serupa itu juga? 
Izinkan aku memanggil namamu dengan sebutan permaisuri hatiku.

IG: @robiafrizan1
30/08/2017

You Might Also Like

0 komentar: