Tak Perlu Senyumanmu

6:28 AM Robi Afrizan Saputra 0 Comments


Jika boleh meminta, aku akan menghadirkan kau pada setiap detik-detik waktuku yang paling penting. Aku ingin kau selalu ada di setiap malam-malam panjangku dan pada setiap pagi-pagiku yang bahagia. Aku ingin kau paham bahwa memang benar aku sedang berjuang mencintaimu dengan utuh dan penuh. Dengan seluruh gundah dan resah. Dengan segala sakit dan jatuh. Yang kuinginkan hanya satu; kau pekalah bahwa aku sedang jatuh hati padamu.

Jangan berpura-pura tidak tahu. Sudah sering kuberikan kode paling rumit agar kau bisa berpikir lebih dalam dan berani menganalisis rasaku. Aku juga sering memberikan kode-kode yang menusuk langsung hatimu, namun kenapa kau sering menganggap bahwa itu hanyalah sebuah canda. Atau mungkin, agar kau semakin yakin, apakah aku perlu nyatakan rasa ini dengan berteriak di gedung paling tinggi? Menyatakan kepada semua orang bahwa aku sedang jatuh hati padamu. Aku bisa saja melakukan itu semua asalkan kau izinkan aku ke rumahmu dengan segera.

Jika aku boleh meminta dan bertanya, belum ada 'kan seseorang yang sudah mengisi hatimu? Jika belum, apakah aku boleh menjadi penghuni selamanya di lubuk jiwamu itu? Kau tak perlu jawab dengan senyuman. Cukup anggukkan kepalamu sebagai bukti memberikan aku izin untuk bertemu  segera dengan ayahmu. Bagaimana? Atau kau masih ragu? Segera sampaikan apa maumu dan janganlah diam membisu. 

Semarang
22/10/2017



You Might Also Like

0 komentar: