Semakinlah Mendalam

9:12 PM Robi Afrizan Saputra 0 Comments


Keluarlah. Susuri lorong-lorong sempit tempat di mana kamu tinggal pada saat ini. Atau berjalanlah menuju tempat paling tepi dari di mana kamu sedang menetap pada saat ini. Atau berhentilah sejenak di perempatan jalan yang penuh antri karena perkara lampu merah. Atau pergilah ke pasar-pasar tempat di mana orang-orang sedang berjual-beli.

Lihatlah. Perhatikan apa-apa saja yang sedang kamu tatap. Orang-orang yang berpakaian kumuh. Orang-orang dengan wajah yang sedang sendu. Bibirnya yang tidak mampu berucap banyak. Hanya matanya yang mampu mengeluarkan derasnya kata-kata. Binar-binar itu adalah tanda ia yang sedang berjuang. Ingin menggapai, namun tak sampai. Atau lihatlah seorang anak yang berjuang mencari sesuap nasi dengan menenteng sebuah karung dari simpang ke persimpangan. Padahal ia haruslah tumbuh di dunia tempat di mana ia semestinya belajar.

Rasakanlah. Apa-apa yang sedang dirasakan oleh lubuk nuranimu.

Renungkanlah. Apa-apa yang sedang direnungkan oleh samudera pikiranmu.

Menangislah. Apa-apa yang sedang ditangisi oleh palung hatimu.

Ternyata, dengan melihat ke bawah, kamu akan sadar bahwa masih banyak orang-orang yang belum seberuntung hidup yang kamu jalani pada saat ini. Masih banyak orang-orang yang sedang berjuang di kerasnya kehidupan ini. Namun, seringkali kamu hanya melihat ke atas dan membandingkan. Kamu sering lupa melihat ke bawah dan merenungkan. Semoga rasa syukur pada setiap jiwa semakinlah mendalam.

Hujan di Jatinangor. 27/11/2017

You Might Also Like

0 komentar: