Jendela Mobil Mewah

9:05 PM Robi Afrizan Saputra 0 Comments


Apa-apa yang kita lakukan di dunia, termasuk hal-hal kecil seperti membuang bungkus ice cream dari kaca jendela mobil, suatu saat nanti pasti akan dimintakan pertanggungjawaban. 

Kemarin, 17 Juni 2018, saya berangkat mudik dari Sijunjung ke Bukittinggi (dua-duanya di Sumatera Barat). Waktu tempuh dari Sijunjung ke Bukittinggi lebih kurang sekitar 3-4 jam. Kebetulan suasananya masih lebaran, ada di beberapa titik yang tersendat. Sedikit macet. Namun, tidak semacet di Pulau Jawa.

Sepanjang perjalanan, ada satu hal yang memang menjadi bahan renungan bagi saya. Kendaraan-kendaraan, tepatnya mobil-mobil, yang berjalan di depan kendaraan saya, tidak satu atau dua orang, para penumpangnya membuang sampahnya ke jalanan. Beberapa kali saya klakson. Yang namanya di perjalanan, tak ada satu pun yang peka. Semua mobil yang penumpangnya membuka jendela kemudian membuang sampahnya ke jalan.Seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Mereka seolah menganggap bahwa membuang sampah di jalanan dari jendela mobil mewahnya itu adalah hal yang biasa.

Apakah begini sikap dan mental generasi bangsa ini?

Semoga yang membaca tulisan sederhana ini bisa memetik hikmah dan pelajaran dari apa yang saya sampaikan. Sebab, perihal yang seringkali kita anggap sepele selalu memberikan dampak yang besar. Ternasuk, membuang sampah dari kaca jendela mobil. Sepele mungkin bagi sebagian orang. Namun, jika terus dibiarkan seperti itu, kapan penduduk negeri ini akan cerdas dalam menjaga kebersihan? 

Kelak, semoga kita bisa menanamkan nilai kepada anak-anak kita tentang pentingnya menghargai hal-hal yang seringkali dianggap kecil dan sepele oleh orang lain. Karena, kita seringkali terjatuh karena tersandung batu kecil, bukan batu besar.

Begitu pentingnya memperhatikan dan memahami hal-hal yang kecil. Termasuk mengajarkan anak-anak kita agar tidak membuang sampah dari kaca jendela mobil dan mengajarkan mereka untuk menyimpan sampahnya sebelum membuang ke tempat yang memang seharusnya. Tidak berat. Namun, harus dibiasakan. Dari sekarang!

You Might Also Like

0 komentar: