Ibuk, Jika Aku Menikah Nanti...

9:17 AM Robi Afrizan Saputra 1 Comments



"Ibuk, jika aku menikah nanti, perempuan seperti apa yang ibu mau untuk menjadi menantu?" aku bertanya (seolah) serius di sela-sela cadaan suatu senja di ruang tamu rumah kami. 

Ibu tersenyum, kemudian melepas suaranya yang tertahan, "Ibuk ndak banyak pinta, Nak. Cukup bagi ibu perempuan salihah yang menemani hidupmu nanti."

"Ndak apa-apa kalau memang nanti perempuan itu bukanlah orang Minang?" aku melempar pertanyaan.

"Ndak apa-apa," ibu melanjutkan, "Asalkan ia nanti berbakti pada orang tuanya, pada ibuk dan bapak, dan juga mampu menjadi istri yang taat pada suaminya; pada kamu, Nak."

"Bagi ibu, cukuplah ia yang paham dengan agama yang akan menjadi pendampingmu kelak. Sebab, dengan agamanya itu ia bisa paham segala hal; tentang perlakuannya pada suami, tentang pentingnya menghormati orang tua termasuk mertuanya, tentang saling memahami kondisi kalau nanti ada gejolak di rumah tanggamu, dan segala hal lainnya. Termasuk perihal memahami membangun rumah tangga dari bawah, dari yang tidak punya apa-apa. Jika ia paham dengan agama, insya Allah, rumah tanggamu akan baik-baik saja, Nak."

Aku tersenyum, menghela nafas panjang, "Doakan ya, Buk. Semoga Allah segera pertemukan dengannya dan pertamukan keluarga kita dengan keluarganya."

***
Nusa Tenggara Barat, 10/08/2018

Instagram: @robiafrizan1

You Might Also Like

1 komentar: