Teman Seperjalanan

8:40 AM Robi Afrizan Saputra 0 Comments


Keraguan-keraguanmu, perasaan-perasaan cemasmu, kekhawatiran-kekhawatiranmu; dengan tegas aku menjawab bahwa aku masih di sini, aku masih pada jalan panjang memperjuangkanmu. Tidak peduli kamu mau diperjuangkan atau tidak, yang jelas aku masih terus berikhtiar semampuku. Sampai suatu saat nanti memang Allah memberikan kode ternyata jalanku buntu.

Aku di sini masih seperti akar-akar yang menancap dalam. 
Yang terus membangun cara bagaimana agar bunga-bungaku bermekaran. 

Aku di sini masih seperti anak-anak sungai. 
Yang terus mencari cara agar perasaanku bisa mengalir pada serambi-serambi hatimu. 

Aku di sini masih seperti pohon-pohon rindang. 
Yang sebisa mungkin memberikan keteduhan untukmu. 

Kamu silakan berjalan pada jalanmu sendiri. Aku tidak pernah memaksa agar kamu berada pada jalan yang sama denganku. Namun, sejauh ini aku masih yakin; orang-orang yang satu tujuan pasti akan bertemu pada jalan yang sama. Dan, aku saat ini sedang menujumu. Apakah kamu juga sedang menujuku? Semoga kita tidak hanya saling berpapasan, semoga kita sama-sama berjalan pada satu tujuan; untuk menjadi teman seperjalanan.

8/10/2018

You Might Also Like

0 komentar: